
Semakin hari berita tentang kekerasan dan terorisme yang dihubungkan dengan Islam semakin santer terdengar. Tak hanya itu saja, beberapa media yang kurang benar-benar paham dengan Islam juga ikut-ikutan menyebarkan berita yang membuat Islam mendapatkan kesan sebagai agama yang mengajarkan kekerasan.
Namun, dibalik fitnah yang merajalela tentang keterkaitan Islam dengan terorisme. Ternyata ternyata tidak semua orang memiliki pola pikir yang demikian bias. Ada juga beberapa pihak yang menyadari bahwa Islam bukanlah agama yang keras dan kasar. Bahkan orang Jepang yang hanya memiliki sedikit penduduk beragama Islam juga menyadari hal ini.
Inilah 10 hal yang membuat warga Jepang kagum terhadap Islam dan Arab Saudi.
1. Arab Saudi Mendeklarasikan Diri Sebagai Negara Islam
Arab Saudi memang dikenal sebagai negara Islam. Hal ini ditunjukkan dengan gamblang di bendera negara tersebut. Bendera negara Arab Saudi berwarna hijau dengan tulisan syahadat di atasnya.
 |
| Bendera Arab Saudi |
Kalimat syahadat adalah sebuah kalimat pengakuan yang menyatakan bahwa hanya ada satu tuhan yaitu Allah SWT dan nabi Muhammad SAW adalah utusan Allah. Hal ini menunjukkan bahwa Arab Saudi dengan gamblang mendeklarasikan diri sebagai negara Islam.
2. Wanita Memakai Hijab dan Niqab Sebagai Bentuk Perlindungan
Wanita memakai hijab sesungguhnya adalah bentuk perlindungan untuk mereka. Di Arab Saudi, wanita dilarang keluar rumah sendirian atau tanpa ditemani suami atau anggota keluarga mereka.
 |
| Wanita memakai niqab |
Di Arab Saudi, melindungi wanita adalah hal yang penting. Itulah mengapa mereka tidak diperkenankan keluar rumah sendirian. Mengendarai mobil juga termasuk hal yang berbahaya, itulah mengapa wanita di Arab Saudi juga tidak diperkenankan untuk mengemudi mobil sendiri.
3. Orang-orang yang Mengutamakan Ibadah Ketika Adzan Berkumbang
Ketika waktu untuk beribadah tiba, maka suara adzan akan dikumandangkan. Dengan berkumandangnya suara adzan, maka umat Muslim akan segera melakukan ibadah shalat. Uniknya lagi, begitu suara adzan berkumandang, maka toko-toko akan segera ditutup dan pemiliknya segera berangkat ke Masjid.
 |
| Shalat di masjid |
Tidak cuma toko-toko kecil, bahkan supermarket juga akan sepi pengunjung dan tidak ada orang sama sekali. Bahkan meskipun supermarket tersebut buka 24 jam. Selain itu, area yang menjual televisi di supermarket juga menayangkan hal yang sama, yaitu gambaran siaran langsung shalat di Mekah.4. Supermarket di Arab Tidak Menjual Makanan dan Minuman yang Diharamkan
Seperti yang diketahui, daging babi dan minuman beralkohol diharamkan dalam Islam. Untuk itu, toko-toko dan bahkan supermarket memastikan bahwa mereka tidak menjual barang-barang yang diharamkan. Untuk itu, mereka menjual daging unta. Sesuatu yang jarang ditemukan di negara lain.
Selain itu, supermarket dan toko-toko juga tidak menjual minuman beralkohol. Minuman yang dijual tidak beralkohol sehingga boleh dikonsumsi. Islam melarang minum minuman beralkohol karena ketika seseorang mabuk, ia akan kehilangan kontrol atas pikirannya sendiri dan ia akan melupakan agamanya.
5. Laki-laki dan Wanita Memiliki Tempat Umum yang Terpisah
Laki-laki dan wanita yang bukan muhrim tidak bisa bersama-sama. Karena itu di Arab Saudi, ketika berkunjung ke restoran cepat saji, maka akan disediakan pemisah yang memisahkan antrian pria dan wanita.
Tidak hanya di restoran cepat saji, restoran biasa juga memberlakukan hal yang sama. Ada pintu terpisah yang memisahkan tempat khusus para pria, wanita atau yang sudah berkeluarga. Tempat yang khusus melayani wanita memiliki jendela yang tertutup tirai sehingga tidak bisa dilihat dari luar. Meski begitu, suasana di dalamnya tetap menyenangkan seperti restoran pada umumnya. Bukan suasana yang dingin dan sepi seperti yang kebanyakan dikira orang.
Bersambung….
Sumber: inspiradata.comArtikel Keempat
Pages: 1234
0 comments:
Post a Comment