Saturday, September 23, 2017

Menjadi Kaya Vs Terlihat Kaya, Mana Yang Benar?

loading...


Suatu hari saya bertemu dengan seorang karyawan, orangnya jujur, lugu, dan punya niat untuk bekerja bernama Asep. Tapi waktu menghadap, rasanya ada kegelisahan dalam hatinya

Asep : Mas boleh minta saran ga ya?

Saya : Ada apa sep?

Asep : Saya mau kredit motor baru mas, kiranya mas bisa bantu pinjamkan uang ga ya selama 2 tahun saya nyicil motor

Saya : Memang kamu punya uang berapa sekarang?

Asep : Uang sih ada mas, saya hanya takut tidak terbayar. Rencana saya mau ambil Y*maha NMAX

Saya : Kamu sudah tahu berapa cicilan selama 2 tahunnya?

Asep : Sekitar 26 juta mas, (seru asep sambil menunjukkan kertas angsuran kepada saya)

Saya : Berarti kamu ambil 2 tahun jadi cicilannya perbulan 1,400,000, coba kamu hitung jadi total km bayar brp?

Asep : 36.000.000 mas

Saya : Kalau ditambah DP jadi berapa?

Asep : 38.600.000 mas

Saya : Oke, sekarang kalau semisal 2 tahun ini kamu bayar lancar, terus kira - kira ini motor kalau dijual jadi berapa?

Asep : pasti rendah jauh sekali sih mas ( mulai goyah )

Saya : Oke, berarti kamu harus sadari, bahwa motor yang kamu gunakan ini ada biaya penyusutan setiap bulannya kan.

(asep pun mulai terdiam sejenak seraya berpikir)

" Dari perhitungan kasar tadi, kamu sudah rugi 10jt dari cicilan, dijual engga seberapa, kamu mau menanggung semua itu dan mengalami kerugian yang sangat besar? " kata saya

Asep : engga mas, makasih ya mas... maaf saya ga jadi pinjam uang dan beli motor ini mas, permisi

Beberapa minggu setelah itu, tiba - tiba ada motor di kantor saya, motor yang terlihat asing karena saya tidak pernah melihat motor ini sebelumnya.

Ternyata ini motornya asep.

Saya : wah asep, motor baru nih, mantap deh sekarang hehe

Asep : iya mas, saya akhirnya memilih untuk membeli motor saudara saya. Beli second dan masih mulus banget dengan uang cash yang saya punya, sisa uangnya saya mau gunakan untuk biaya lain & kebutuhan yang lebih penting saja.

(saya terseyum lega)

Kawan - kawan, saat kita menggunakan motor second / baru, sebenarnya sama saja, sama - sama alat transportasi.

Beli jam tangan 500.000 dengan 50juta juga sama saja, menunjukkan waktu yang sama !

Hidup itu antara "B" birth (lahir) dan "D" death (mati), diantara nya adalah ada "C" choice (pilihan) hidup yang kita jalani, keberhasilannya ditentukan oleh setiap pilihan kita.

Mau selama 2 tahun deg - deg - an bayar cicilan, atau pilih yang lain itu adalah pilihan !

Karena, sesungguhnya menjadi kaya itu berbeda dengan terlihat kaya ! Pastikan kita itu beneran kaya, jangan cuma casingnya saja !

Apa bedanya?!

TERLIHAT kaya itu ya ujungnya banyak orang yang datang untuk minjem duit. Pamer duit sana seni, gengsi digedein, waduh bisa ga tenang hidup.

Kalau BENERAN kaya itu ujungnya malah tidak menuhankan uang. Tidak pamer sana sini, tidak hura - hura, semua sederhana

Kebiasaan orang bodoh itu beli barang yang sebenarnya mereka ga perlu, pake duit yang sebenarnya bukan punya mereka ( hutang ) , untuk pamer ke orang yang sebenarnya tidak peduli dengan mereka.

Semoga ini jadi bahan perenungan kita bersama !

Saling mengingatkan

Silahkan Share Jika Bermanfaat !

Sumber: Facebook.com

loading...
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Menjadi Kaya Vs Terlihat Kaya, Mana Yang Benar?

0 comments:

Post a Comment

loading...