Kendar, bocah asal Banyumas yang merawat ayah lumpuhnya seorang diri bercita-cita ingin jadi dokter. Kisahnyalah yang menjadikan dirinya termotivasi untuk mewujudkan keinginannya.
“Cita-citanya mau jadi dokter. Biar bisa nyembuhin penyakit kayak bapak,” kata Kendar di Hotel Amaris, Jl Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (19/7/2017) lansir Detik.com.
Selama beberapa tahun, Kendar merawat Arsim ayahnya yang lumpuh terbaring di tempat tidur di rumahnya, Dukuh Pucung, Desa Karang Bawang, Kecamatan Ajibarang, Banyumas, Jawa Tengah. Tak hanya merawat ayahnya, Kendar juga melakukan pekerjaan rumah seorang diri.
“Bantu ngerawat bapak, mandiin, merapikan rumah. Sedikit sulit tapi tetap senang karena sayang orang tua,” ujar Kendar.
Kendar dan keluarganya tengah berada di Jakarta untuk menghadiri talkshow Hitam Putih di Trans 7.
Sang ayah Arsim mengaku bersyukur karena Kendar selama ini mau merawatnya ketika lumpuh. Dirinya mendukung cita-cita Kendar menjadi seorang dokter.
“Saya cuma bisa bersyukur, kadang saya melihat Kendar kasihan dia sibuk ngurus diri sendiri sama ngurusin saya. Tapi alhamdulilah sekarang sudah sembuh, harapan saya Kendar jadi orang sukses dan sayang keluarga,” tutur Arsim.
Ibu Kendar, Rasmini bercerita dirinya tak tega harus meninggalkan suami dan anaknya untuk bekerja di Jakarta. Meski begitu ia tetap berkomunikasi dengan Kendar saat mengetahui suaminya lumpuh dan kesulitan berjalan.
“Saya sering telepon Kendar, nak bapak tolong diurus, dimandiin kalau ndak bisa diseka rebahan saja, nanti ibu pulang,” ucap Rasmini
“Pas saya pulang, langsung dibawa ke RS Margono buat diobati. Baru empat bulanan ini akhirnya mulai sembuh,” imbuhnya.
Kakak Kendar, Darmanto juga merasa sedih ketika mengetahui ayahnya terbaring sakit karena lumpuh dan dirawat Kendar seorang diri. Namun ia tidak bisa banyak membantu karena dirinya berada di pondok pesantren.
“Waktu itu sedih, saya juga saat itu di pondok. Setelah tahu bapak sakit lumpuh langsung pulang dibantu sama baksos,” ujar Darmanto.
“Cita-citanya mau jadi dokter. Biar bisa nyembuhin penyakit kayak bapak,” kata Kendar di Hotel Amaris, Jl Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (19/7/2017) lansir Detik.com.
Selama beberapa tahun, Kendar merawat Arsim ayahnya yang lumpuh terbaring di tempat tidur di rumahnya, Dukuh Pucung, Desa Karang Bawang, Kecamatan Ajibarang, Banyumas, Jawa Tengah. Tak hanya merawat ayahnya, Kendar juga melakukan pekerjaan rumah seorang diri.
“Bantu ngerawat bapak, mandiin, merapikan rumah. Sedikit sulit tapi tetap senang karena sayang orang tua,” ujar Kendar.
Kendar dan keluarganya tengah berada di Jakarta untuk menghadiri talkshow Hitam Putih di Trans 7.
Sang ayah Arsim mengaku bersyukur karena Kendar selama ini mau merawatnya ketika lumpuh. Dirinya mendukung cita-cita Kendar menjadi seorang dokter.
“Saya cuma bisa bersyukur, kadang saya melihat Kendar kasihan dia sibuk ngurus diri sendiri sama ngurusin saya. Tapi alhamdulilah sekarang sudah sembuh, harapan saya Kendar jadi orang sukses dan sayang keluarga,” tutur Arsim.
Ibu Kendar, Rasmini bercerita dirinya tak tega harus meninggalkan suami dan anaknya untuk bekerja di Jakarta. Meski begitu ia tetap berkomunikasi dengan Kendar saat mengetahui suaminya lumpuh dan kesulitan berjalan.
“Saya sering telepon Kendar, nak bapak tolong diurus, dimandiin kalau ndak bisa diseka rebahan saja, nanti ibu pulang,” ucap Rasmini
“Pas saya pulang, langsung dibawa ke RS Margono buat diobati. Baru empat bulanan ini akhirnya mulai sembuh,” imbuhnya.
Kakak Kendar, Darmanto juga merasa sedih ketika mengetahui ayahnya terbaring sakit karena lumpuh dan dirawat Kendar seorang diri. Namun ia tidak bisa banyak membantu karena dirinya berada di pondok pesantren.
“Waktu itu sedih, saya juga saat itu di pondok. Setelah tahu bapak sakit lumpuh langsung pulang dibantu sama baksos,” ujar Darmanto.


0 comments:
Post a Comment