Tuesday, July 19, 2016

Surat Terbuka Dari Seorang Istri

loading...



bismillah

wahai suami ku yang semoga Alloh Rahmati,,,
bila kelak Alloh takdirkan kau berucap aqad untuk yang ke dua kali...
maka, kuatkanlah aku...
peluk lah aku sesering kau memeluk anak mu...
belailah rambutku walau air mata membasahi pipi ku

wahai suami ku yang berusaha ku cintai karena Alloh...
bila kelak ternyata taqdir Alloh 50.000 tahun sebelum diciptakanya langin dan bumi menuliskan kau memiliki tambatan hati yang HALAL selain diriku...
jagalah aku dan pegang aku erat erat,,,
pertahankan aku,,,walau aku tak semanis awal menikah dulu
sebelum kau memberikan ruang 'kosong' dalam hatimu untuknya, bimbinglah aku terlebih dahulu...
didiklah aku dengan sabar...
dan yakinkan aku, bahwa ini adalah taqdir Alloh yang harus ku IMANI,,,

wahai suami ku, pemimpin nahkoda bahtera rumah tangga kita...
jika memang yang terbaik dihadapan Alloh kau memiliki srikandi lebih dari satu...
maka mengertilah dan berusahalah lebih paham mendalam, jika suatu hari nanti aku sering uring uringan...
bila nanti LEBIH sering ku tanyakan "apakah kau mencintai ku?"
bila nanti dalam beberapa bulan sering kau lihat mata ku yang sembab dan hidungku me merah....

sungguh ketahuilah bahwa ketika itu aku sedang membangun IMAN dalam hati ku, terhadap hal yang kebanyakan wanita 'lari' darinya,,,
bahwa aku sedang berusaha tegar dihadapan manusia walau dada ini serasa panas membara
bahwa aku sedang menempa diri memahami bahwa hidup di dunia hanyalah bagai satu hari saja,,,

wahai suami ku yang amat aku banggakan...
jika kelak hal itu memang terjadi dalam rumah tangga kita...
lebih giat lah bangun malam...
untuk mengetuk pintu pintu langit mengemis kasih Robbul 'izzati
bersujud penuh harap Alloh dapat melunakkan hati ku dan hati nya untuk bersama membangun bata demi bata dan pasir demi pasir guna tegaknya rumah diJannah nanti atas 'bayaran' dari ketaatan kami pada syari'at, dan kesabaran kami dalam 'berbagi'...

wahai kekasih hati ku...
bimbinglah aku menjadi istri yang tangguh walau kadang aku cengeng sering merengek bak bayi baru lahir...
tempa lah aku, menjadi istri mandiri yang bila kau tinggal guna memenuhi hak madu ku, aku dapat berjuang dalam kegelapan malam melawan rasa rinduku pada mu...
didik lah aku menjadi istri shalihah yang kau idam idamkan selama ini,,,

wahai imam yang amat ku cintai...
sebelum lisanmu berucap aqad, hiburlah aku dengan cerita cerita para shahabat nabi yang amat tegar,,,
hiburlah aku dengan iming iming JANNAH sebagai ganjaranya...
hiburlah aku dengan jika kau ridho padaku dan aku melakukan kewajiban sebagai budak Alloh, maka aku bisa masuk dari pintu manapun yang aku mau,,,,
hiburlah aku dengan segala keindahan jannah beserta semua nikmatnya,,,dan 3 huruf yang Alloh sebutkan bagi para penghuni jannahNya,,,
ya!
3 huruf yang selalu kau ceritakan yang membuat mataku berbinar seakan ada dihadapanku,,,, yakni, "TAMANNAAA" (ber angan angan lah!!!)

suami ku...
ketahuilah,,,sungguh diri ku amatlah rapuh, mudah retak dan rentan pecah,,,jika bukan karena taufiq Alloh....
maka kasihilah aku sebagaimana kau kasihi aku di awal kita menjadi pengantin baru...
pahamilah aku sebagaimana dulu kau selalu memaafkan kesalahan ku...
peluklah aku selalu kapanpun kau mampu dan sempat melakukaknya, karna hal itu dapat menguatkanku menyakini bahwa kau mencintainya bukan karna kau dapati kekurangan yang banyak dari diriku, namun ini semua hanyalah taqdir yang harus kita jalani bersama....
selamat berjuang wahai tambatan hatiku,,,
berjuang di medan yang tidak semua mampu ADIL
berjuang di medan yang bisa saja terjal jalanya...
berjuang menyatukan hati kita semua agar bersama menggapai ridho Alloh...
berjuang mempersembahkan cinta terAgung kita hanya pada Alloh yang HANYA PANTAS mendapatkan cinta sejati kita...
dari ibu rumah tangga yang amat berlumur dosa...
ampunillah hamba ya Robb,,,,

Sumber,:  Ummu Unar

loading...
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Surat Terbuka Dari Seorang Istri

0 comments:

Post a Comment

loading...