Tuesday, June 7, 2016

Rindu dan Doa

loading...

Ada rindu yg teramat sangat.
Apalah daya, pena terasa tumpul untuk menulis rasa.
Tak bisa kata merefleksikan rasa.

.
Aku tak lupa, di sini ada hati.
Ketika ia bersih dan suci, harapan2nya lebih mudah dikabulkan oleh As-Sami' Al-Mujiib.
.
Teringat, obat hati yang kotor adalah istigfar.
Menghitung2 berapa istigfar yg kupanjat.
Teringat pula, "bila kau bingung karena terlalu banyak permohonanmu, mohonlah ampun untuk dirimu"
Astagfirullahal 'adzim..
Allahumma innaka 'afwun karim, tuhibbul 'afwa, fa'fu 'anna
Allahumma, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun, Engkau mencintai permohon maaf, maka maafkanlan kami..
.
Kerinduan ini bisa jadi caraNya agar aku mendoa.
Ahh betapa sering aku lupa, kalimat Utsman bin Affan radhiyallahu 'anhu, "aku tidak merisaukan pengabulan doaku. Tapi aku takut, tidak diberi hidayah untuk berdoa."
.
Jika kau juga rindu, entah rindu apa, semoga rindumu bukan rindu yang membuatmu lemah.
Jangan jadikan kerinduan sebagai suatu kelemahan.
.
Teman, mari berdoa.. berdoa apa saja..
Dan saranku, perbanyaklah doa sesuai doa2 para nabi dan rasul.
Tetaplah berdoa untuk segala hal, teman..
.
Satu lagi, ini bulan ramadhan.. banyak sekali waktu mustajab.. mari jangan sia-sia kan...
.
_______
Menulis adalah menasihati diri sendiri.
.
1 Ramadhan 1437 H
'AbdaturRahman
Hanif Fakhrunnisa

loading...
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Rindu dan Doa

0 comments:

Post a Comment

loading...