Belajar dari apa yg telah dilakukan oleh para ikhwan pemula,yang baru ikut ngaji 1-2 tahun,yang melakukan amaliyah jihad,mereka bergerak membabi buta tanpa mengambil bimbingan dari ulama/ustadz yang (benar-benar faham waqi'iyyah),yang akhirnya perbuatan mereka hanya menjadi penyesalan bagi mereka serta kerugian bagi kaum muslimin.
Berjihad tdk cukup dgn hanya modal semangat,sebelum berjihad mesti mengikuti bimbingan dari ulama yg rosikh dalam ilmunya,karena ulama yg rosikh bisa menimbang baik buruknya perbuatan itu,serta bisa melihat apa manfaat serta mudhorot jika hal itu dilakukan.
Contohnya sebelum mengebom suatu daerah harus difahami dulu,kira² manfaatnya apa ? Lalu mudhorotnya apa ? Lalu apa konsekwensi yang akan didapatkan ?
Tidak boleh hanya asal gerak.
Karena para ulama berkata :
"Tidak boleh merubah suatu kerusakan lalu menimbulkan kerusakan yang lebih besar".
"Tidak boleh merubah suatu kerusakan lalu menimbulkan kerusakan yang lebih besar".
Artinya jika amaliyah tersebut malah menimbulkan mudhorot yang lebih besar maka tidak boleh dilakukan ! Gara² amaliyah ummat islam ditekan,gara² bom para ustadz ditangkepi,,kan jadi rugi !!
Ikhwani fiddin,didalam jihad ada tahapan² yang mesti kita lakukan,bukan asal nyerang aja,kita harus faham siapa yg ingin kita perangi,ada gerakan zionis internasional,ada gerakan kristenisasi,ada gerakan liberal dan sekuler,ada juga musuh dalam selimut yaitu ulama suu' (Ulama jahat) yang hobi memberikan fatwa yang justru fatwa² mereka malah merugikan kaum muslimin,dan setiap mereka beda cara memeranginya,tidak bisa disamakan.
Itulah gunanya kita selalu berkonsultasi dgn ulama² kita,agar kita tidak salah dalam melangkah.
Saya sangat menyesalkan perbuatan para ustadz dan da'i yg menggiring jama'ah²nya ke arah lubang kehancuran,mereka terus semangati pemuda² awam untuk melakukan amaliyah jihad tanpa memikirkan baik buruknya perbuatan itu,nas'alullahal 'Aafiyah.
Betapa banyak para ustadz dan da'i yang mengatakan bahwa solusi dari demokrasi atau fitnah ini adalah :JIHAD...JIHAD...JIHAD...JIHAD
Namun mereka tidak memberikan caranya,serta juga tidak menyampaikan tahapan-tahapan jihad itu sendiri,umumnya segala sesuatu ada tahapan-tahapannya,yang jika tidak dilakukan maka akan menghasilakan kegagalan.
Intinya dari tulisan saya ini adalah :
1. Kembalikan semua urusan antum kepada ulama²/ustadz kibar yang antum akui keilmuwannya,karena mereka adalah pewaris para nabi,mereka yang paling tw tahapan² yg mesti kita lakukan,serta bisa menimbang baik buruknya amalan itu,lalu jauhi dari bertanya tentang jihad kpd ustadz² pemula,karena dikhwatirkan malah bisa merugikan,kalau ada ustadz kibar ngapai bertanya dgn ustadz shighor.
2. Mulailah utk melakukan persiapan,dalam hal ini ada dua persiapan :
@. Persiapan ilmu,karena jihad tanpa ilmu malah akan merugikan mujahidin yang lain.
@. Persiapan ilmu,karena jihad tanpa ilmu malah akan merugikan mujahidin yang lain.
@. Persiapan fisik dan mental,lari pagi,push up,latihan memanah,berenang,bawa motor,mobil serta semua hal yang bisa membantu amaliyah jihad.
Mungkin yg sedikit ini bisa mencerahkan hati saudara-saudara yg terlalu bersemangat dalam jihad,mudah²an Allah membimbing langkah kita sesuai dgn ilmu.
SELESAI_Selasa,11Agustus 2015
Di Kampung Dammun,Yaman selatan
Note : Silahkan di Share di BBM,WHATSAPP,TWITTER,De el el
Akhukum Fillah :
Abdurrahman Faruq Sinambela Al-Lestariy


0 comments:
Post a Comment