Saturday, November 29, 2014

Syair Pelembut Hati

loading...

Dik, apa kabar hati? Apa kabar iman? Adakah ia masih tetap lurus dan kokoh?
Dik, apa kabar.....................? J
Semoga senantiasa dalam keadaan yang baik dan dalam perbaikan….
Jangan lupa berdoa, memohon kemantapan hati..

Karena bila Allah sudah memberi petunjuk kepada seseorang, maka takkan ada satu orang atau apapun yang dapat menyesatkannya. Namun, bila Allah telah menyesatkan seseorang, maka banyaknya kata dan usaha takkan mampu membuatnya berada dalam petunjuk. Maka berdo’alah, dik..
Yaa Muqalibal Quluub, Tsabit Qulubanaa ‘alaa Thaa’atik..
Yaa Muqalibal Quluub, Tsabit Qulubanaa ‘alaa Diinik.. Aamiin Yaa Mujibussaailin..
Dik, ini sebuah syair untukku..
Syair ini dikutip dari buku Ibnu Qoyyim Al-Jauzi J
Semoga syair ini bias melembutkan hatimu dan hatiku dengan air mata. Karena syair ini telah mampu membuat imam Ahmad menangis J
Syairnya berbahasa Arab dan Indonesia, sekalian belajar Bahasa Arab J

إذَا مَا قَالَ لِي رَبِّي أمَا استحييتَ تَعصينِي
Jika Rabb-ku mengatakan kepadaku: “Tidak malukah kau bermaksiat kepada-Ku?!
 وتُخفي الذَّنبَ عن خَلْقي وبالعصيان تأتيني
Engkau menutupi dosa dari para makhluk-Ku, tapi malah dengan kemaksiatan kau mendatangi-Ku!”
فكيف أجيب يا ويحي ومن ذا سوف يحميني
Maka bagaimana aku menjawabnya, dan siapa yang mampu melindungiku…
 أسلي النفس بالآمال من حين إلى حينِ
Aku terus menghibur diri dengan angan-angan (dunia) dari waktu ke waktu…
وأنسى ما وراء الموتِ ماذا بعدُ تكفيني
Tetapi aku lalai dengan perihal setelah kematian, tentang apa yang dapat mencukupiku setelah itu…
كأني قد ضمِنْتُ العيشَ ليس الموت يأتيني
Seolah aku akan hidup terus, dan maut tidak akan menghampiriku…
وجاءت سكرة الموتِ الشديدةُ من سيَحْميني
Saat sakaratulmaut yang dahsyat itu benar-benar datang, siapakah yang mampu melindungiku…
 نظرتُ إلى الوجوهِ أليسَ منهم من سيفديني
Aku melihat wajah orang-orang… Tidakkah ada diantara mereka yang mau menebusku?!
سأُسْأَل ما الذي قدَّمتُ في دنيايَ يُنجيني
Aku akan ditanya, tentang apa -yang kukerjakan di dunia ini- yang dapat menyelamatkanku…
 فكيف إجابتي من بعدُ ما فرَّطتُ في ديني
Maka bagaimanakah jawabanku setelah aku lupakan agamaku…
ويا ويحي ألم أسمع كلام الله يدعوني
Sungguh celaka aku… Tidakkah ku dengar firman Alloh yang menyeruku?!
 ألم أسمع بما قد جاء في قافٍ وياسينِ
Tidakkah pula kudengar ayat-ayat yang ada di Surat Qoof dan Yasin itu?!
ألم أسمع بيوم الحشر يوم الجمع والديني
Bukankah kudengar tentang hari kebangkitan, hari dikumpulkan, dan hari pembalasan itu?!
 ألم أسمع منادي الموتِ يدعوني يناديني
Bukankah kudengar pula panggilan kematian yang terus melayangkan panggilan dan seruan kepadaku?!
فيَا ربَّاه عبدٌ تائبٌ من ذا سيأويني
Maka ya Robb… akulah hambamu yang bertau
bat… Tidak ada yang dapat melindungiku,
 سوى ربٍّ غفورٍ واسعٍ للحقِّ يهديني
Melainkan Robb yang Maha Pengampun, lagi Maha Luas Karunianya… Dia-lah yang menunjukkan hidayah kepadaku
أتيتُ إليك فارحمني وثقِّل فِي موازينِي
Aku telah datang kepada-Mu… maka rahmatilah aku, dan beratkanlah timbanganku…
 وخفف في جزائي أنت أرجى من يُجازيني
Ringankanlah hukumanku… Sungguh Engkaulah yang paling kuharapkan pahalanya untukku..

loading...
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Syair Pelembut Hati

0 comments:

Post a Comment

loading...